MBFC : Mancing Ceria & Santunan Anak Yatim di Masa Pandemi


MBFC : Mancing Ceria & Santunan Anak Yatim di Masa Pandemi

MBFC : Mancing Ceria & Santunan Anak Yatim di Masa PandemiReviewed by kabarmanonFriday, December 18th, 2020.This Is Article AboutMBFC : Mancing Ceria & Santunan Anak Yatim di Masa PandemiKabarmancing.com, Muara Blacan, Bekasi – MBFC (Muara Blacan Fishing Community) salah satu diantara sekian banyak komunitas di wilayah Bekasi kini sudah melenggang selama 4 tahun lamanya. Komunitas yang diresmikan pada tanggal 8 Desember 2016 akan terus berupaya dalam program silahturahmi, bakti sosial, pelestarian spot liar, serta mengkampanyekan stop setrum dan meracun ikan. Inilah yang dikatakan […]

Kabarmancing.com, Muara Blacan, Bekasi – MBFC (Muara Blacan Fishing Community) salah satu diantara sekian banyak komunitas di wilayah Bekasi kini sudah melenggang selama 4 tahun lamanya. Komunitas yang diresmikan pada tanggal 8 Desember 2016 akan terus berupaya dalam program silahturahmi, bakti sosial, pelestarian spot liar, serta mengkampanyekan stop setrum dan meracun ikan. Inilah yang dikatakan Sugandi selaku Pendiri sekaligus Penasehat MBFC saat ditemui di Warung Sidik Muara Blacan, Bekasi. 

Berita Terkait : MBFC : Mabar Bandengan di Acara Tasyakuran Anniversary Ketiga

    Ya, di masa pandemi ini MBFC masih ingin terus melakukan silahturahmi antar komunitas dan kegiatan bakti sosial, dengan harapan silahturahmi terus terjaga dan bisa saling berbagi di tengah masa pandemi. 

Doa bersama dan potong tumpeng

    Jauh sebelum acara ini dilaksanakan, MBFC mempersiapkan diri memohon izin kepada aparatur daerah penanganan Gugus Covid-19 setempat agar kiranya acara ini dapat dilangsungkan dengan himbauan tetap mematuhi protokol kesehatan 3M, mengecek suhu seluruh tamu yang hadir, menjaga jarak, serta memakai masker. Itulah yang dipaparkan Islah saat ditemui di tepi aliran Sungai Blacan. 

    Di hari pelaksanaan Sabtu dan Minggu 12 – 13 Desember 2020 kabarmancing.com memantau langsung di hari Sabtu siang pada pukul 13.00 di panggung sederhana Warung Kapten Sidik. Tanpa terkecuali seluruh peserta yang datang dengan mengendarai kendaraan masing-masing baik motor/mobil di cek satu persatu suhu tubuhnya dan diminta mencuci tangan serta memakai masker selama acara berlangsung. 

Suasana keberangkatan menuju spot

    Selanjutnya panitia membuka pendaftaran ulang sampai pukul 15.30 disusul acara thasakuran pemotongan tumpeng dan makan bersama secara lesehan sebagai bentuk wujud MBFC dalam kekeluargaan sesama angler serta ditutup doa bersama Kapon selaku Penasehat MBFC. 

    Untuk menghindari kerumunan masa/tamu undangan, panitia langsung memberangkatkan peserta yang selesai daftar ulang ke spot tambak yang tidak jauh dari lokasi panggung sederhana dengan menggunakan perahu yang diantar Kapten Chandra dan Ma’un. Sesampainya disana peserta langsung berpencar dengan menjaga jarak 1-2 meter di spot tambak tepian sungai aliran Muara Blacan Hutan Mangrove. 

Pemberian hadiah hiburan bagi peserta yang beruntung

    Dihadiri 24 komunitas dan 120 peserta baik dari Jakarta maupun sekitaran Bekasi hadir pula komunitas Kebumen Fishing Club yang merupakan tamu terjauh. Saat acara berlangsung perlombaan ini dikemas sederhana dan angler pun diberitahu bahwa peserta hanya boleh menggunakan 1 kail dan joran dengan target ikan barramundi untuk kategori juara ikan target 1, 2, 3 dan juara terberat. Acara lomba dimulai tepat jam 19.00 sampai jam 07.00 keesokan harinya yang diawali aba-aba pluit panjang dari panitia.

    Malam itu tepat pukul 19.00 terdengar pluit dari panita dan semua peserta langsung melempar ke titik spot dengan harapan dapat sambaran strike barramundi dengan umpan di kail udang hidup. Cuaca saat itu kurang bersahabat dan hujan gerimis sampai keesokan harinya disertai angin yang cukup menusuk tulang hingga kedinginan. Di setiap lomba selalu ada saja kejadian yang menjadi bahan tertawa atau kesedihan saat lomba berlangsung yaitu pemancing bernama Matteo dari ABDB dan Jailani MFC gagal mendaratkan ikan target karena mocel, hal itulah menjadi bahan ledekan para pemancing lainnya. 

Santunan anak yatim

    Dari sekian banyak peserta yang ikut hanya 3 angler berhasil strike namun ikan yang didapat bukan barramundi melainkan ikan bulan-bulan dan rajungan. Meski demikian angler tersebut tetap mendapatkan apresiasi hadiah pengganti hiburan, karena barramundi target tidak bisa didaratkan oleh peserta maka keputusan panitia hadiah kategori juara akan diundi. Setelah angler kembali dari spot tambak dan diantarkan kembali oleh kapten, pukul 07.30 langsung diadakan undi doorprize dari sponsor acara antara lain Dapur Mancing Halim, Chemonk Fishing, Teman Lama, Pemancingan Pak Guru, Si Tukang Mancing, Sumber Rezeki Pancing berupa asesoris dan perlengkapan pancing. 

    Setelah selesai menjalankan rangkaian acara saatnya memberikan santunan anak yatim sebanyak 25 anak yang hadir pada jam 08.30. Usai sudah semua kegiatan MBFC dan para peserta membubarkan diri dan pulang setelah Ketua MBFC Slamet Nurhadi mengucapkan terimakasih dan meminta maaf atas segala kekurangannya dalam acara tersebut. Sukses untuk MBFC semoga memberikan edukasi tentang kepedulian sesama dan menjalin tali silahturahmi antar komunitas.(encang riski hikari/foto:dok.riski)

Peserta yang Mendapat Hadiah Hiburan :

Edy S (BSM) / Ikan Bulan Bulan / Jam 23.07 WIB
Edi Acong (JIF) / Ikan Bulan Bulan / Jam 22.17 WIB
M. Nasir (PAB) / Ikan Bulan Bulan / Jam 24.18 WIB
Kian Santang (AKJF) / Rajungan / Jam 20.39 WIB
Sukinta (AKJC) / Rajungan / Jam 03.22 WIB
Hadiah Utama / Edi Acong (JIF)

example banner
example banner

December 17, 2020

MIMPI, KPMD, KOMPAK : ‘Threesome Party’ 3 Komunitas Mancing Bareng

December 16, 2020

‘Strike Championship 2020’ Kualifikasi 3, Mobil, Motor, Uang Diraih Pringgon 40. Mantap

December 14, 2020

Jelang Akhir Tahun, Nuri Gelar Lomba Mancing Pelampungan Mas

December 12, 2020

Tips Persiapan & Teknik Mancing Laut Bagi Pemula

December 10, 2020

Kabarmancing Channel : Saung Riung Valasindo, Lomba 3 Kolam 110 Lapak


You may also like