Mengenal Jenis Cacing Untuk Umpan Pancing Air Tawar


Mengenal Jenis Cacing Untuk Umpan Pancing Air Tawar

Mengenal Jenis Cacing Untuk Umpan Pancing Air TawarReviewed by kabarmanonSaturday, March 7th, 2020.This Is Article AboutMengenal Jenis Cacing Untuk Umpan Pancing Air TawarKabarmancing.com – Umpan yang satu ini tergolong umpan murah dan tergolong umpan tradisional. Ya, cacing makhluk panjang nan licin yang hidup dalam tanah ini bisa menjadi umpan mancing yang banyak dipakai pemancing untuk mancing lele atau ikan bawal.     Sampai sekarang cacing tergolong umpan favorit. Selain untuk mancing ikan lele atau ikan bawal, cacing […]

Kabarmancing.com – Umpan yang satu ini tergolong umpan murah dan tergolong umpan tradisional. Ya, cacing makhluk panjang nan licin yang hidup dalam tanah ini bisa menjadi umpan mancing yang banyak dipakai pemancing untuk mancing lele atau ikan bawal.

    Sampai sekarang cacing tergolong umpan favorit. Selain untuk mancing ikan lele atau ikan bawal, cacing juga banyak dipakai untuk mancing di sungai atau air tawar. Cacing bisa kita dapatkan di toko pancing atau bisa kita gali dalam tanah. Namun, tahukah Anda jenis cacing yang banyak digunakan untuk umpan. Setidaknya ada 5 jenis cacing yang dipakai dan ada di pasaran. 

    Berikut tips mengenal 5 cacing tersebut :

Cacing Kristal (lumbricus rabbelus) : Cacing kristal sering digunakan untuk pakan ikan hias seperti lou han. Cacing kristal sangat disukai ikan bersisik seperti wader, tawes, jelawat dan mujair. Cacing ini juga disukai ikan rawa. Cacing kristal tumbuh dengan ukuran 10-15 cm dan memiliki warna merah kecoklatan. Untuk mancing dengan umpan cacing ini pakailah ukuran kail yang sesuai dengan ukuran cacing. Biasanya nomor 3-8.
Cacing Merah (lumbricus sp) : Cacing ini berwarna merah darah. Gerakannya cukup lincah sehingga sedikit saat ditancapkan ke kail. Cacing merah biasa hidup di sampah dan memiliki ukuran 10 cm. Cacing merah banyak dipakai untuk mancing ikan seperti nilam, lokas, dan mujair. Ukuran kail yang dipakai untuk cacing ini adalah 1-5.
Cacing Bayam (eisenia sp) : Merupakan cacing yang banyak hidup di sayuran yang membusuk. Cacing ini memiliki ukuran 40 cm dengan warna merah pucat. Cacing ini paling disukai oleh ikan gabus, betutu, jambal, baung, dan lele. Cacing bayam merupakan cacing ukuran besar. Karenanya kail yang dipakai biasanya nomor 5-12.
Cacing Tanah (lumbricus terestris) : Cacing tanah banyak ditemui dimana pun. Bentuknya melengkung. Warnanya hitam. Cacing tanah ini cocok untuk mancing ikan gabus, patin, dan belida.
Cacing Fosfor (lumbricus sp) : Cacing ini paling banyak dipakai para mania air tawar karena disuka semua ikan. Ciri khas cacing ini warna tubuhnya merah kecoklatan serta ada kilauan warna fosfor sehingga disebut cacing fosfor. Cacing fosfor cukup lincah gerakannya. Selain itu cacing ini cukup kuat walau pun sudah ditancap di kail. Gerakannya di kail menarik perhatian ikan untuk memangsanya. Cacing fosfor juga banyak dibudidayakan sebagai bahan baku obat. Cacing ini dapat berukuran sampai 30 cm. Ukuran kail disesuaikan dengan besarnya cacing.(jajat/foto:dok.kabarmancing.com)

example banner
example banner


0 Comments

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may also like