Menilik & Memahami Spot Casting di Alam Liar


Menilik & Memahami Spot Casting di Alam Liar

Menilik & Memahami Spot Casting di Alam LiarReviewed by kabarmanonMonday, May 18th, 2020.This Is Article AboutMenilik & Memahami Spot Casting di Alam LiarKabarmancing.com, Jakarta – Pegiat mancing alam liar air tawar dengan teknik casting (casting fishing) semakin hari semakin marak. Ya, selain strike dengan beragam jenis ikan, juga sensasi dan tantangannya luar biasa. Komunitas mancing alam liar atau wild fishing juga semakin banyak bermunculan, tidak hanya Jabodetabek bahkan di seluruh tanah air pun ada.     Bagi […]

Kabarmancing.com, Jakarta – Pegiat mancing alam liar air tawar dengan teknik casting (casting fishing) semakin hari semakin marak. Ya, selain strike dengan beragam jenis ikan, juga sensasi dan tantangannya luar biasa. Komunitas mancing alam liar atau wild fishing juga semakin banyak bermunculan, tidak hanya Jabodetabek bahkan di seluruh tanah air pun ada.

    Bagi pemula tentu harus banyak mengetahui apa sih mancing casting alam liar. Selain itu piranti dan teknik casting serta membaca situasi lapangan menjadi penting agar apa yang kita harapkan dengan hasil tangkapan terwujud. Terkadang ada saja maniak alam liar belum memahami atau mengetahui yang disebutkan diatas tadi dengan datang ke lokasi seperti sungai, waduk, rawa dan kali, lalu mencari tempat nyaman dan melontarkan umpan dengan casting ke titik tujuan. Padahal belum tentu dimana ia berdiri itu bisa menghasilkan tangkapan maksimal.

    Ya, untuk piranti jenis spinning atau jenis overhead baitcasting banyak digunakan oleh pemancing casting di alam liar. Begitu pula umpan-umpan buatan dengan model, ukuran hingga corak warna yang dipilih dan digunakan untuk berburu ikan. Untuk menilik lebih jauh spot-spot mancing mana saja yang dipilih untuk mancing casting agar hasil yang diinginkan tercapai dan mengurangi resiko dari sangkutan berikut penjelasannya :

Langkah pertama pilih umpan tiruan (lure) yang Anda gunakan dan sesuaikan dengan lokasi yang didatangi. Apabila Anda langsung melempar umpan tanpa menilik area, kemungkinan besar akan kehilangan umpan-umpan yang digunakan tersebut karena tersangkut atau disebut‘nyajen’
Selanjutnya kenali karakter umpan yang digunakan seperti apakah lure tersebut bersifat mengapung diatas air, mengambang di tengah air atau bahkan tenggelam di air. Sesuaikan karakter umpan dengan lokasi mancing yang dipilih agar umpan terhindar dari berbagai jenis sangkutan.
Periksa terlebih dahulu area yang akan di casting. Beberapa spot di area danau atau setu biasanya terlihat sesekali tenggakan ikan target atau bahkan terlihat jelas ikan predator yang tengah mengejar ikan buruan. Di beberapa lokasi seperti di sungai air tenang dan air deras juga bisa dilakukan casting karena jenis area tersebut biasanya banyak terdapat ikan-ikan predator.
Lempar umpan tiruan ke titik atau spot dimana yang sekiranya berpotensial memiliki ikan-ikan buruan. Perhatikan jarak dan tenaga lemparan agar umpan bisa tepat jatuh di spot yang diinginkan. Apabila ada spot yang benar-benar jelas ada ikan target, lemparlah umpan agak jauh melewati spot yang dituju agar umpan tersebut dapat terlihat ikan buruan saat melewati spot.
Hentakkan joran sesekali dengan ringan saat Anda menggulung atau retrieve senar. Hal ini dilakukan agar umpan tiruan yang beraksi terlihat seperti umpan aslinya yang bergerak seakan umpan yang sakit atau bahkan seperti pengganggu demi menarik perhatian ikan target agar menyambar umpan.(ronald kmc/foto:dok.kabarmancing.com)

example banner
example banner


You may also like